Peminat Burung Murai Batu memang dari dulu tidak pernah sepi peminantya, mulai jenis murai batu ekor hitam sampai murai batu blorok yang saat ini sedang naik daun. bayak para pecinta murai mulai sadar akan berkurangnya jumlah populasi murai batu di hutan yang kini mulai menangkar kan burung murai batu. dari sekian banyak jenis burung murai batu yang masuk kedalam keluarga Muscicapidae ada beberapa jenis yang sangat populer di indonesia mulai dari murai nias, murai aceh / medan, murai borneo dan ada juga murai sabang yang terkenal memiliki ekor yang berwarna hitam dan panjang.
Setiap jenis dari murai batu pada umumnya memiliki karakteristik nya sendiri sendiri, misalnya saja murai kalmantan / borneo yang memiliki ciri khas pada saat berkicau, kemudian ada juga murai batu nias yang terkenal dengan ekornya yang berwarna hitam polos dan ada juga murai sabang yang terkenal memiliki ekor hitam dan panjang yang bahkan menurut informasi yang saya peroleh murai sabang bisa memiliki ekor dengan panjang lebih dari 30 cm sedangkan untuk sabang betina panjang ekornya bisa lebih dari 20 cm.
Sekarang silahkan di simak Kenali 7 Jenis Burung Murai Batu Lengkap dengan Motif Ekornya :
1. Murai Medan / Aceh
Murai medan ya menurut saya pribadi penyebutan murai medan adalah untuk burung murai yang memiliki ekor panjang saja yang berasal dari sumatra. saat ini saya rasa sudah sangat jarang di temui burung murai liar terutama di daerah medan mengingat banyaknya orang yang memburu burung tersebut. saat ini kebanyakan murai medan bukan berasal dari medan akan tetapi kebanyakan malah di ambil dari daerah sekitarnya misalnya saja pasaman, padang sidempuan bahkan di ambil dari semenanjung malaysia. untuk motif ekor sendiri kebanyakan burung murai medan / aceh memiliki ekor bermotif w / u / v. untuk burung yang menyandang nama murai medan pada umumnya memiliki ekor panjang dan juga body yang relatif lebih besar jika di bandungkan dengan burung murai asal indonesia lainnya (pengecualian untuk murai sabang).
![Murai medan aceh](https://i1.wp.com/hobiburung.org/wp-content/uploads/2017/02/Murai-medan-aceh-e1487260583296.jpg?zoom=1.875&resize=370%2C216&ssl=1)
Murai medan aceh
2. Murai Batu Nias
Berbeda dengan murai batu aceh, murai nias atau sering disebut juga dengan blacktail pada umumnya memiliki ekor yang keseluruhan berwarna hitam mulus. dari segi fisik murai nias memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil jika di bandingkan dengan murai medan / aceh. selain itu dada yang dimilikinya memiliki warna merah mirip punya murai lampung. saat ini permintaan pasar untuk burung nias bisa dikatakan cukup tinggi mengingat banyaknya para pengepul murai yang mendatangkan murai batu dari negeri tetangga. Murai black tail sendiri di bedakan menjadi 2 jenis lagi oleh para pedangang yakni nias biasa yang panjang ekornya kurang dari 17cm dan Nias Raja yang panjangnya berkisar 17 – 20cm.
![Murai Nias](https://i2.wp.com/hobiburung.org/wp-content/uploads/2017/02/Murai-Nias-e1487260618695.jpg?zoom=1.875&resize=370%2C239&ssl=1)
Murai Nias
3. Murai Balak Sabang
Mungkin bagi anda murai balak sabang masih terdengar agak asing. tapi perlu anda tau murai balak sabang merupakan salah satu murai asli indonesia yang memiliki ekor panjang berwarna hitam.berbeda dengan murai balak yang panjang ekornya kurang lebih di bawah 20 cm. Panjang ekor murai balak sabang bahakan bisa mencapai 28cm lebih dan bisa di katakan juga untuk saat ini merupakan salah satu burung murai yang memiliki harga jual paling tinggi. untuk indukan jantan saja harganya bisa lebih dari 20 juta. sedangkan untuk betinanya juga bisa lebih dari 15 juta. untuk anakan yang masih trotol ada teman saya yang kebetulan habis membeli trotol murai sabang usia 1,5 bulan dengan harga kisaran 4,8 juta coba bandingkan dengan trotol murai jenis lain ? cukup jauh bukan perbedaannya ?
4. Murai Kalimantan / Borneo
untuk jenis burung murai batu kalimantan ini juga sering dengan murai plendungan di karenakan gaya khasya ketika berkicau dengan mengembungkan bulu dadanya, selain itu murai borneo juga memiliki motif ekor yang berbeda dengan murai batu asal aceh yakni murai borneo pada umumnya memiliki 4 pasang ekor berwarna putih polos. untuk harga jualnya sendiri murai borneo / kalimantan pada umumnya memiliki harga pasaran sekitar Rp 1.500.000 untuk burung yang sudah gacor.
![Ciri Khusus Murai Batu Kalimantan yang Perlu Anda Ketahui](https://i0.wp.com/hobiburung.org/wp-content/uploads/2016/12/Ciri-Khusus-Murai-Batu-Kalimantan-yang-Perlu-Anda-Ketahui-e1487260667896.png?zoom=1.875&resize=370%2C169&ssl=1)
Ciri Khusus Murai Batu Kalimantan yang Perlu Anda Ketahui
5. Murai Jawa
Murai batu asal jawa ini memang cukup sulit di temui di habitat aslinya bahkan di pasar pun burung larwo juga agak susah di temui. salah satu ciri khusus murai asal pulau jawa ini adalah gayanya yang khas ketika sedang berkicau. pada umumnya ketika berkicau murai jawa akan mengembungkan bulu-bulu di sekitar kepalanya. secara fisik murai jawa memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar
![Ekor Murai Jawa](https://i0.wp.com/hobiburung.org/wp-content/uploads/2017/02/Ekor-Murai-Jawa-1-e1487260694975.jpg?zoom=1.875&resize=370%2C219&ssl=1)
Ekor Murai Jawa
6. Murai balak 4 / 6 / 8
hampir mirip dengan murai sabang. murai balak pada umumnya juga memiliki notah putih di ujung ekornya akan tetapi pada umumnya murai balak ekornya tidak lebih dari 20 cm. dan biasanya mura balak merupakan hasil kawin silang antara murai medan / aceh dengan murai nias yang memiliki ekor warna hitam. untuk lebih jelasnya anda bisa melihat gambar di bawah ini :
![Murai Balak 4 6 8](https://i2.wp.com/hobiburung.org/wp-content/uploads/2017/02/Murai-Balak-4-6-8-e1487260709845.jpg?zoom=1.875&resize=370%2C140&ssl=1)
Murai Balak 4 6 8
mengidentifikasi asal murai batu berdasarkan ekronya memang cukup ampuh terlebih lagi kalau burung murai tersebut memiliki motif ekor yang jelas. seperti halnya murai nias yang memiliki ekor hitam ataupun murai borneo yang memiliki 4 pasang ekor berwarna putih polos. tapi terlepas dari motif ekor yang dimilikinya kembali lagi ke alasan utama memlihara burung kicauan adalah untuk memperdengarkan suara kicaunnya. dan panjang ekor menjadi nilai tambah ketika akan membeli burung kicauan.
No comments:
Post a Comment